<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Celengan Surga Sudah Beredar</title>
	<atom:link href="http://alfalah.iwkz.de/berita/celengan-surga-sudah-beredar/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://alfalah.iwkz.de/berita/celengan-surga-sudah-beredar/</link>
	<description>Membangun Masjid, Membangun Rumah di Surga</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Aug 2010 01:29:34 +0200</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Munir</title>
		<link>http://alfalah.iwkz.de/berita/celengan-surga-sudah-beredar/comment-page-1/#comment-158</link>
		<dc:creator>Munir</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 01:29:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alfalah.iwkz.de/?p=564#comment-158</guid>
		<description>Salut Banget ,, untuk saudara muslim yang berjuang semoga tetap jaya ummat Rasul,, Kamipun sementara membangun sebuah masjid tahapan demi tahapan dan Alhamdulillah Tahun ini bisa termanfaatkan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salut Banget ,, untuk saudara muslim yang berjuang semoga tetap jaya ummat Rasul,, Kamipun sementara membangun sebuah masjid tahapan demi tahapan dan Alhamdulillah Tahun ini bisa termanfaatkan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Abdul Gani</title>
		<link>http://alfalah.iwkz.de/berita/celengan-surga-sudah-beredar/comment-page-1/#comment-21</link>
		<dc:creator>Abdul Gani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 03:50:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://alfalah.iwkz.de/?p=564#comment-21</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Wr.Wb, Segala puji hanya untuk Allah SWT, Ackhi Dick Maryopi, saya salut dan haru dengan kegiatan anda, semoga Allah akan mempermudah segala ichtiar kita, aamiin. Selain itu saya ingin berbagi  pengalaman mengenai &quot;tabungan kecil&quot; yang oleh sebagian orang mungkin dianggap sepele namun ternyata mempunyai nilai yang amat besar atau istilahnya &quot;kecil tapi berpotensi besar&quot;. Sekitar tahun 1985 saya sudah mulai menganjurkan pengurus mushalah di komplek Perumnas tempat tinggal saya agar membuat tabungan dari kaleng bekas susu ( saya tidak ingin menggunakan istilah celengan karena berarti babi an?) agar dititipkan kerumah warga sekitar mushalah atau dilingkungan RW kami dengan pesan agar sisa uang belanja senilai Rp. 25,-, Rp. 50,-, Rp. 100,(padawaktu itu) dimasukkan kedalam kaleng, karena uang senilai itu sudah tidak dapat dibuat jajan oleh anak-anak karena tidak cukup/laku. Hasilnya ternyata dengan jumlah 40 KK berarti 40 rumah, dalam kurun waktu 2 minggu ketika ditarik kalengnya ( untuk kemudian ditukar dengan yang kosong) pengurus melaporkan bahwa mereka mendapat +/- Rp.1,800,000,-. Sehingga untuk kegiatan pengajian, tabligh maupun santunan anak yatim dapat dilaksanakan dengan baik. Alhamdulillah itu berjalan sampai saat ini. Semoga ini menjadi bahan motivasi ichwatuiman di negeri lainnya, Insya Allah. Wassalam, Abdul Gani di Jakarta-Indonesia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Wr.Wb, Segala puji hanya untuk Allah SWT, Ackhi Dick Maryopi, saya salut dan haru dengan kegiatan anda, semoga Allah akan mempermudah segala ichtiar kita, aamiin. Selain itu saya ingin berbagi  pengalaman mengenai &#8220;tabungan kecil&#8221; yang oleh sebagian orang mungkin dianggap sepele namun ternyata mempunyai nilai yang amat besar atau istilahnya &#8220;kecil tapi berpotensi besar&#8221;. Sekitar tahun 1985 saya sudah mulai menganjurkan pengurus mushalah di komplek Perumnas tempat tinggal saya agar membuat tabungan dari kaleng bekas susu ( saya tidak ingin menggunakan istilah celengan karena berarti babi an?) agar dititipkan kerumah warga sekitar mushalah atau dilingkungan RW kami dengan pesan agar sisa uang belanja senilai Rp. 25,-, Rp. 50,-, Rp. 100,(padawaktu itu) dimasukkan kedalam kaleng, karena uang senilai itu sudah tidak dapat dibuat jajan oleh anak-anak karena tidak cukup/laku. Hasilnya ternyata dengan jumlah 40 KK berarti 40 rumah, dalam kurun waktu 2 minggu ketika ditarik kalengnya ( untuk kemudian ditukar dengan yang kosong) pengurus melaporkan bahwa mereka mendapat +/- Rp.1,800,000,-. Sehingga untuk kegiatan pengajian, tabligh maupun santunan anak yatim dapat dilaksanakan dengan baik. Alhamdulillah itu berjalan sampai saat ini. Semoga ini menjadi bahan motivasi ichwatuiman di negeri lainnya, Insya Allah. Wassalam, Abdul Gani di Jakarta-Indonesia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

