|
|||||
|
Tanggal 28 November 2009, sehari setelah Hari Raya Idul Adha, berlangsung acara SALAM di Hamburg. Acara yang merupakan agenda kegiatan rutin Forkom Jerman ini dihadiri oleh kurang lebih 300 orang dan berlangsung di Konsulat Jenderal RI, Hamburg.
Dari Masjid Al Falah berangkat satu rombongan sekitar 40 orang dengan mengendarai bus. Selain berkesempatan untuk bersilaturahim dengan saudara muslim dari berbagai kota di Jerman, para jamaah juga memperoleh siraman ruhani dari Ust. Irsyad Azizi, Lc, yang sengaja didatangkan oleh Forkom untuk mengisi Safari Ustadz tahun ini.
Pada kesempatan ini, panita Salam Hamburg 2009 memberikan kesempatan bagi wakil masjid Al Falah berlin untuk menyampaikan Proyek Rumah Surga. Pemaparan ini disampaikan oleh ketua masjid Alfalah merangkap ketua panitia proyek pembangunan masjid Alfalah Dr. Makky Sandra Jaya
Rencana umat muslim Indonesia untuk membangun masjid di Berlin mendapat respons sangat positif. Alhamdulillah, dukungan mengalir dari saudara-saudara muslim lintas bangsa. Selama ini, para jamaah Masjid Al Falah IWKZ e.V. menjalin silaturahmi yang erat dengan berbagai bangsa di Jerman. Al Falah juga menjadi tempat bagi umat Muslim Malaysia, Brunei, Timur Tengah, bahkan Muslim Jerman sendiri. Mereka menyambut baik rencana jamaah Masjid Al Falah untuk membangun sebuah masjid permanen. Bahkan mereka pun turut membantu menggalang dana. Ada Asif Eqbal dari India yang membantu penggalangan dana dari sesama Muslim India. Bahkan beliau berencana membantu lewat jaringan masjid di India. Ada pula Masyarakat Muslim Indonesia Thailand (MMIT) yang akan membantu dari Negeri Gajah Putih itu. Mereka akan ikut menggalang dana sampai akhir Desember 2009. Dari belahan utara Planet Bumi, ada teman-teman Muslim di Finlandia. Ada Abdi Shakur dari Somalia yang bahu-membahu bersama warga Indonesia di Finlandia antara lain saudara Grana Mardjani, Heru Arifin, Riva Sandhiajaya. Mereka akan menggalang dana dari tempat mereka berada. Selain itu masih ada banyak lagi kontak-kontak dari berbagai negara dan tentu saja dari tanah air Indonesia yang menghubungi panitia. Semua demi terwujudnya cita-cita mulia, berdirinya sebuah Masjid Al Falah yang permanen. Insya Allah. Alhamdulillah, akhirnya Celengan Surga sudah beredar. Ini bukan sembarangan celengan, lho. Celengan ini adalah bagian dari ikhtiar jamaah Masjid Al Falah IWKZ e.V. untuk membangun masjid permanen bertajuk Membangun Rumah di Surga. Menggalang dana berbentuk celengan ini merupakan salah satu kegiatan yang melibatkan seluruh anggota keluarga. Tentu saja, karena setiap keluarga diberikan satu celengan. Orang tua dan anak-anak bisa bersama-sama menyisihkan uang untuk beramal di Celengan Surga. Uang yang dikumpulkan akan digunakan dalam pembangunan masjid.
Animo para jamaah pun luar biasa. Terutama dari ibu-ibu Al Falah yang berulang kali bertanya celengannya sudah ada atau belum. Dick Maryopi yang diamanatkan tugas untuk pengadaan kaleng ini pun sampai kewalahan.
Akhirnya sebanyak 38 kaleng pun siap, dan telah diedarkan pada saat pengajian bulanan Sabtu malam 31 Oktober 2009 kemarin. Nah, untuk yang belum kebagian jangan kuatir. Panitia sudah memesan 100 kaleng tambahan yang rencananya akan datang dalam beberapa hari ke depan.
Jadi, tunggu apalagi? Segera hubungi Dick Maryopi melalui email Hidayatullah.com–Umat muslim Indonesia di Berlin, Jerman, kini tengah berjuang untuk mendirikan sebuah masjid permanen. Bagi kami ini adalah sebuah investasi akhirat untuk membangun sebuah rumah di surga, sebuah investasi yang tak kenal rugi, sebagaimana jaminan Nabi Muhammad sallallahu ‘alaih wa sallam, “Barang siapa yang mendirikan masjid, Allah akan mendirikan sebuah rumah baginya di surga” (H.R. Muslim). Hadits inilah yang terutama sekali membakar semangat kami. Di Berlin muslim Indonesia sebenarnya sudah memiliki Masjid Al Falah IWKZ e.V yang dirintis sejak lebih 20 tahun lalu, tetapi masih bertempat di lantai dasar sebuah gedung apartemen dengan status kontrak sehingga memiliki konsekuensi perpindahan lokasi seiring dengan masa kontrak yang berakhir. Selain sebagai tempat shalat berjamaah dan peringatan hari-hari besar Islam, Masjid Al-Falah juga menyelenggarakan sejumlah kreasi kegiatan, seperti Taman Pendidikan Al-Quran, diskusi ilmiah, open house & workshop, Spring Sate-Somay (Promosi Masakan Khas Indonesia), pertandingan Badminton IWKZ Cup, dan sebagainya. Seiring pertumbuhan jamaah dan aktivitas keislaman yang semakin marak, kami pun mendambakan sebuah masjid yang lebih luas dan tentunya dimiliki sendiri secara permanen. Sebagai minoritas di negeri orang, apalagi untuk mendirikan masjid, tentu ini menjadi tantangan tersendiri, terlebih aktivitas penggalangan dana umat kerap tampil membosankan. Dari titik inilah lahir sebuah gerakan Membangun Rumah di Surga. Seluruh jamaah Masjid Al Falah, Berlin, yang dominan terdiri dari warga Indonesia, baik yang tinggal untuk bekerja maupun mereka yang berada pada masa studi, secara bahu-membahu menggalang dana untuk membangun Rumah Allah di ibukota Jerman ini. Alhamdulillah, upaya kami pun mendapat dukungan dari segenap umat Islam lintas-bangsa di Berlin. Perlu diketahui bahwa masjid ini tidak secara eksklusif dipergunakan oleh masyarakat muslim Indonesia saja. Masjid Al-Falah turut menjadi rumah singgah, silaturahim, dan berbagai kegiatan keislaman yang kerap kali diselenggarakan atau dihadiri masyarakat muslim berkebangsaan lain, seperti muslim Malaysia, Eritrea, bahkan warga Jerman itu sendiri. Melihat perkembangan syiar Islam dan dukungan berbagai pihak, kami pun terpacu untuk mengajak lebih banyak pihak untuk mewujudkan rencana ini. Berbagai ide kreatif bermunculan dari para jamaah. Selain sumbangan langsung, ada pula yang disebut Sertifikat Wakaf Tunai. Jamaah membeli sertifikat, seolah sedang membeli rumah di surga kelak. Ada pula celengan keluarga. Orang tua dan anak-anak menyisihkan uang di celengan bersama, yang kemudian dikumpulkan. Donasi juga bisa dilakukan online lewat situs alfalah.iwkz.de. Situs ini memuat beraneka informasi cara berdonasi yang interaktif. Umat muslim Indonesia di seluruh dunia dan di tanah air bisa ikut ambil bagian dalam Gerakan Membangun Rumah di surga ini. Di website alfalah.iwkz.de, umat Islam di tanah air dan seluruh dunia bisa ikut beramal lewat Paypal atau mentransfer ke nomor rekening yang tercantum di dalam situs kami. Kabar-kabar terbaru mengenai pembangunan Masjid Al-Falah pun bisa dipantau secara transparan. Selain itu, informasi juga disebarluaskan lewat berbagai milis, forum dan situs jejaring sosial, seperti Facebook. Dalam waktu dekat, Masjid Al-Falah juga akan menggandeng sejumlah yayasan di tanah air untuk menghimpun dana dari Indonesia. Dukung dan doakan, semoga Allah memudahkan segala ikhtiar kami. [Dari Defny Holidin, Panitia Pembangunan Masjid Al-Falah IWKZ e.V. Berlin/www.hidayatullah.com] Liputan media di detik.com Berlin – Warga muslim Indonesia di Berlin, Jerman punya cara kreatif untuk membangun masjid. Gerakan ‘Membangun Rumah di Surga’ menarik perhatian para jamaahnya. Di Berlin, warga muslim Indonesia sudah selama 25 tahun memiliki Masjid Al Falah IWKZ e.V. Namun masjid ini belum berdiri permanen, alias mengontrak lantai dasar gedung apartemen. Selama itu pula, para jamaahnya mendambakan berdirinya sebuah masjid yang gedungnya secara utuh dimiliki sendiri. “Cita-cita kami adalah memiliki sebuah masjid permanen dengan kapasitas yang lebih luas di tempat yang menjadi milik sendiri,” kata seorang pengurus Masjid Al Falah Hendra Arifin kepada detikcom, Senin (12/10/2009). |
|||||
|
Hak Cipta © 2012 Pembangunan Masjid Al Falah Berlin - Dilindungi Undang-undang |
|||||